Sibolga – Kasus pembunuhan sadis terjadi di Masjid Agung Sibolga, Sumatera Utara. Seorang pemuda yang diketahui bekerja sebagai nelayan ditemukan tewas dengan luka-luka akibat penganiayaan pada Jumat (31/10/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap lima orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi keji tersebut.
Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta Sinaga menyebut bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari rekaman CCTV di sekitar area masjid yang merekam aktivitas mencurigakan para pelaku menjelang kejadian. “Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi menjadi petunjuk penting yang membantu aparat kepolisian dalam mengungkap kasus ini,” kata Eddy dalam keterangan pers, Selasa (4/11/2025).
Dari hasil penyelidikan gabungan yang melibatkan Satreskrim Polres Sibolga, Satintelkam, dan Polsek Sibolga Sambas, polisi berhasil mengamankan dua pelaku utama yang berinisial ZPA dan HBK. Sementara tiga pelaku lainnya, SSJ, REC, dan CLI, juga diringkus dalam operasi terpisah di wilayah Sibolga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya menangkap kelima pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan atau berkaitan langsung dengan tindak pidana tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit flashdisk berisi rekaman CCTV Masjid Agung Sibolga, satu buah kelapa yang digunakan pelaku saat aksi penganiayaan, pakaian milik korban, satu unit topi warna hitam bermerek Brooklyn New York, satu buah tas hitam merek Polo Glad, dan satu ember plastik warna hitam.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif pembunuhan dan hubungan antara korban dan para pelaku. AKBP Eddy menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut kasus ini hingga tuntas. Penyidik juga tengah melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap kelima tersangka untuk mengungkap peran masing-masing dalam aksi brutal tersebut. (*)




























