Koordinasi Tanggap Bencana Longsor Disinergikan Polres Gayo Lues dengan Pihak Balai Jalan Nasional

TRIBUN PUBLIK

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 19:53 WIB

5032 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Musibah itu menimpa jalan lintas Blangkejeren–Kutacane tepatnya di Desa Pungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Rabu pagi, 19 November 2025. Longsor diketahui terjadi sekitar pukul 06.00 WIB menutup seluruh badan jalan yang menghubungkan dua kabupaten tersebut. Material longsoran berupa tanah tebal, batu berukuran besar, dan sejumlah potongan kayu sempat membuat arus lalu lintas lumpuh total, baik dari maupun menuju Kota Blangkejeren.

Menanggapi kejadian tersebut, aparat Kepolisian Resor Gayo Lues bergerak cepat. Personel kepolisian dari Polsek Putri Betung bersama warga desa dan perangkat gampong segera terjun ke lokasi untuk membantu evakuasi material dan membersihkan badan jalan secara manual. Sementara itu, koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) langsung dilakukan. Satu unit alat berat dikerahkan ke lokasi untuk menyingkirkan timbunan longsoran yang menutupi badan jalan. Upaya pembersihan tersebut berlangsung secara intensif sejak pagi hingga menjelang siang hari.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K melalui Kasihumas Polres Gayo Lues, IPTU Rahmansyah Pinim, menyampaikan bahwa aparat kepolisian turut membantu secara aktif bersama masyarakat dalam penanganan darurat tersebut. Menurut dia, kegiatan gotong royong langsung dilaksanakan di lokasi sesaat setelah longsor diketahui menutup jalan. Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, langkah itu juga penting untuk mengantisipasi risiko jatuhan material lanjutan, mengingat kawasan tersebut tergolong rawan longsor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Gayo Lues juga dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan kendaraan selama proses evakuasi berlangsung. Sejumlah personel tampak mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan kendaraan, sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan yang melintas di sekitar titik longsoran.

Hingga pukul 10.30 WIB, seluruh material longsor berhasil dibersihkan dari jalur utama. Alat berat milik BPJN masih disiagakan untuk antisipasi kemungkinan longsor susulan, seiring curah hujan sedang hingga tinggi yang terus melanda sebagian besar kawasan perbukitan Gayo Lues dalam sepekan terakhir. Arus lalu lintas dari Blangkejeren ke Kutacane, maupun sebaliknya, kini telah kembali normal dan dilalui semua jenis kendaraan.

Kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan dapat memicu bencana serupa. IPTU Rahmansyah menyampaikan, wilayah perbukitan di Gayo Lues memiliki banyak titik rawan longsor, terutama di musim penghujan seperti saat ini.

Peringatan dini juga disampaikan kepada para sopir angkutan barang dan penumpang agar tidak memaksakan perjalanan jika cuaca menunjukkan tanda-tanda ekstrem. Kepolisian juga akan terus melakukan pemantauan di jalur-jalur rawan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meminimalkan potensi gangguan lalu lintas ke depan. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan respons terhadap kejadian bencana seperti ini dapat terus dilakukan dengan cepat, guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Janggal, Surat Bukti Baru Terbit Setelah Laporan dalam Sidang Pembuktian Rabusin Ariga Lingga
Pascabanjir Gayo Lues: Pemerintah Daerah Sibuk Berkilah, Pemilik Alat Berat Menanggung Kerugian
Sidang Rabusin di Gayo Lues Diduga Langgar Hak Asasi, Aparat Hukum Dituding Lalai
Rabusin Ditahan, Pengadilan Gayo Lues Didesak Transparan dan Akuntabel
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Hadiri Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026
Polda Aceh Diminta Menindak Dugaan Galian C Ilegal di Gayo Lues
Tahun Anggaran 2025 Berakhir, Proyek PUPR Gayo Lues Tetap Berjalan, Diduga Langgar Aturan Keuangan Negara

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 20:02 WIB

Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan

Jumat, 3 April 2026 - 16:13 WIB

BPN Kepri, Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Optimalisasi Sertipikasi 4.800 Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:53 WIB

Ketua Umum JARNAS Menyampaikan Isu TPPO yang Masih Terjadi Di Indonesia

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:15 WIB

DPP LIPPI Sebut Kebijakan Kepala BGN Dadan Hindayana Soal Insentif SPPG Bukti Efisiensi Anggaran Negara

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:51 WIB

Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, DPP LPPI Beri Apresiasi

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:50 WIB

Deklarasi di Jakarta Pusat, PCN Mantapkan Samsuri sebagai Calon Presiden RI Periode 2029–2034

Senin, 22 Desember 2025 - 13:33 WIB

BNN RI Ungkap Ratusan Kasus Narkotika, PW GPA DKI Apresiasi Kinerja Sepanjang Dua Ribu Dua Puluh Lima Keberhasilan

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:10 WIB

Persatuan Pemuda Pengawal Demokrasi Minta Klarifikasi Kejaksaan Agung atas Surat JAM Pidsus soal Pengembalian dan Pembukaan Blokir Aset Jiwasraya

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama

Jumat, 17 Apr 2026 - 18:53 WIB