SULTRA | Ketua Gerakan Pemuda Al Washliyah Sultra (GPA Sultra), Muh Iksan Saranani, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian kinerja BNNP Sulawesi Tenggara beserta BNNK jajaran se-Sulawesi Tenggara selama setahun terakhir yang dirilis pada tanggal 30 Desember 2025 kemarin.
Dalam rilis tersebut, BNNP Sultra membeberkan sejumlah torehan prestasi, di antaranya berhasil mengungkap 14 kasus tindak pidana narkotika dengan 17 tersangka jaringan nasional lintas provinsi dengan sumber barang rata-rata berasal dari wilayah Sumatera seperti Aceh, Medan, Riau, dan Batam.
Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol Adri Irniadi, S.I.K., M.H. melalui Kepala Bidang Pemberantasan menjelaskan bahwa rata-rata barang yang masuk ke wilayah Sulawesi Tenggara awalnya masuk ke Indonesia melalui Selat Malaka, masuk ke wilayah Sumatera, kemudian diedarkan ke seluruh wilayah Indonesia termasuk ke Sulawesi Tenggara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pengungkapan kasus jaringan lintas provinsi tersebut, BNNP Sulawesi Tenggara berhasil mengamankan barang bukti narkotika lebih dari 11 kg dengan estimasi dapat menyelamatkan masyarakat Sulawesi Tenggara dari penyalahgunaan narkotika sebanyak 51.828 jiwa.
Selain itu, BNNP Sultra juga mengedukasi masyarakat sebanyak 55.779 orang melalui 329 kali kegiatan, membangun kelurahan bersih narkoba (Bersinar) sebanyak 5 kelurahan, membangun ketahanan keluarga dari ancaman bahaya narkoba sebanyak 100 keluarga, melakukan deteksi dini melalui kegiatan tes urin sebanyak 4.044 orang, serta merehabilitasi rawat jalan sebanyak 311 klien dari 163 orang yang ditargetkan.
Bagi kami GPA Sultra, ini merupakan prestasi luar biasa yang ditorehkan oleh BNNP Sultra dan jajaran, tentunya perlu terus ditingkatkan untuk melindungi masyarakat Sulawesi Tenggara dari bahaya narkoba. Selama tahun 2025, BNNP Sultra dan jajaran telah menunjukkan kerja nyata dengan dedikasi yang tinggi sehingga capaian tersebut bisa terwujud.
Kami memahami bahwa BNNP Sultra dan jajaran memiliki banyak keterbatasan sumber daya, utamanya sumber daya anggaran, namun di bawah kepemimpinan Brigjen Pol Adri Irniadi, S.I.K., M.H., keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang untuk terus berbuat melindungi masyarakat Sulawesi Tenggara dari bahaya narkoba.
Selama ini, BNNP Sultra telah mendorong dan membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), baik itu dengan pemerintah daerah, lingkungan pendidikan seperti kampus dan sekolah-sekolah, maupun lingkungan swasta seperti perusahaan-perusahaan yang memiliki banyak karyawan yang harus dilindungi dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Kami berharap BNNP Sultra terus mendorong kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan kelompok-kelompok generasi muda melalui organisasi-organisasi kepemudaan. Kita tahu yang disasar oleh para bandar adalah kalangan generasi muda, oleh karena itu generasi muda harus menyadari ancaman tersebut dan harus berbuat untuk melindungi kelompoknya.
Kalau kita lihat data yang dirilis oleh BNNP Sultra, sebanyak 311 klien yang direhabilitasi pada tahun 2025 ini, 291 klien atau 93,4 persen merupakan kalangan generasi muda dengan usia 40 tahun ke bawah. Ini ancaman serius bagi kelangsungan pembangunan daerah.
Pihak kampus juga sebagai institusi yang menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing perlu mendorong kerja sama dengan BNNP Sultra untuk bersama-sama melindungi para mahasiswa dari ancaman bahaya narkoba.
Selain itu, kerja sama dengan pemerintah daerah perlu terus ditingkatkan. Pemerintah daerah perlu memberikan penguatan kepada BNNP Sultra dan jajaran, baik melalui intervensi kebijakan maupun dukungan sumber daya sehingga ke depan program P4GN bisa dijalankan dengan baik di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Pemerintah daerah perlu menyadari bahwa yang menjadi korban narkoba adalah masyarakat kita sehingga wajib kita lindungi, karena sejatinya pembangunan seharusnya dijalankan tidak hanya pembangunan fisik tetapi juga pembangunan jiwa manusianya. (*)




























