Inflasi Kota Bandung Stabil, Pemkot Dorong Ekonomi Sirkular

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 21:35 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso menyebut pentingnya akurasi data SP2KP sebagai dasar kebijakan nasional.

Nusa.update

Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan, inflasi di Kota Bandung masih berada pada level aman menjelang Natal dan Tahun Baru. Hal tersebut ia sampaikan pada Rakor Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) 2025 di Grand Mercure Bandung, Kamis (20/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Farhan menjelaskan, kondisi terbaru harga dan pasokan pangan dalam kondisi stabil, khususnya jelang Nataru. “Perkembangan alhamdulillah, inflasi terkendali, suplai terkendali,” ujarnya.

Farhan mengungkapkan, beberapa komoditas mengalami penyesuaian wajar akibat berbagai faktor. “Cabai agak naik karena cuaca buruk tapi masih dalam range yang sangat dimaklumi, (harga) ayam naik sedikit. Inflasi diwaspadai karena masih di bawah 3 persen, jadi kita percaya diri tapi tidak mau berlebihan,” kata Farhan.

Kendati demikian, Farhan memastikan tidak ada gangguan stok. Artinya, ketersediaan bahan pangan di Kota Bandung masih aman. “Produksinya berkurang sedikit, tidak ada stok yang terganggu alhamdulillah,” katanya menambahkan.

Di sisi lain, guna menjaga suplai, Pemkot mempersiapkan berbagai langkah. Mulai dari pembagian benih tanaman hingga upaya menghadirkan ekonomi sirkular dengan memadukan tiga program andalan Pemkot Bandung: Buruan Sae, Kang Pisman, Dapur Dahsat.

“Ini kita akan segera melakukan peluncuran program ekonomi sirkular, menggabungkan Kang Pisman, Buruan Sae dengan Dapur Dahsat,” jelas Farhan. Menurutnya, program-program ini sudah berjalan sejak lama, namun belum dikenali sebagai satu ekosistem program yang berkesinambungan.

“Sebenarnya (tiga program ini) sudah ada, tapi tidak pernah disadari sebagai sebuah rangkaian sirkular,” ujarnya.

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso menyebut pentingnya akurasi data SP2KP sebagai dasar kebijakan nasional. “Data SP2KP ini data yang terpercaya dan saya harap Bapak Ibu jangan sampai input data yang tidak benar,” ujar Budi.

Ia mengingatkan, kualitas data berpengaruh langsung pada keputusan pemerintah. “Kalau dari input data yang tidak benar, maka kebijakan yang kita tetapkan atau ketika itu kebijakan yang diambil, menjadi kebijakan yang keliru,” katanya mengingatkan.

Rakor SP2KP 2025 diikuti sekitar lebih dari 400 peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Di antara peserta tersebut termasuk kontributor pencatat harga SP2KP dari beberapa daerah.

“Tadi dapat laporan dari Pak Dirjen bahwa ada sekitar 400 peserta yang hadir, dari berbagai wilayah. Bahkan saya dengar ada teman-teman kontributor dari Aceh dan Papua,” ujar Mendag.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik RI, para kepala dinas perdagangan provinsi dan kabupaten/kota, serta perwakilan kabupaten/kota, termasuk Bupati Maluku Tenggara. (Hen) **

Berita Terkait

Dari Bogor untuk Indonesia Emas 2045: Deklarasi Pelajar Berkarakter dan Peduli Kamtibmas
Dedi Mulyadi Perintahkan Kecamatan hingga Desa Unggah Laporan Anggaran Secara Berkala
Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
BEM REMA UPI Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
Perjuangkan Kesejahteraan Lansia Terlantar, Pendamping Sosial Kemensos Ajukan PKH untuk Kakek Mada
Tanggapi Pernyataan Obon Tabroni, Ketua Umum FORTAL Nusantara Minta Langkah Nyata DPR RI Perangi Obat Keras Terlarang Tipe G di Bekasi
Menjaga Hal Ekologis Masyarakat Jawa Barat Di Tengah Alih Fungsi Lahan Dan Krisis Iklim
Provinsi Jawa Barat Kembali Menjadi Sorotan Nasional Sebagai Provinsi Dengan Tingkat Intoleransi Tertinggi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:38 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan Lewat Kunjungan ke SMP Negeri 1 Kutacane

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:28 WIB

Cepat, Tepat, dan Presisi! Tim URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curas, Diduga Beraksi di Tujuh Lokasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:47 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bulanan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Prima kepada Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:53 WIB

Semarak Kontes Durian Lokal Aceh Tenggara, Kapolres Bersama Forkopimda Dukung Potensi Durian Unggulan Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:22 WIB

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Pengamanan dan Patroli di SPBU, Jaga Ketertiban di Tengah Kelangkaan BBM

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:07 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Gelar Temu Ramah dan Anev Bersama Bhabinkamtibmas Jajaran, Perkuat Peran Sebagai Garda Terdepan Polri

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:19 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pererat Silaturahmi Lewat Subuh Keliling dan Jumat Curhat Bersama Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:24 WIB

Dari Dua Pelaku ke Pemasok Utama, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Bongkar Jaringan Sabu Medan–Kutacane

Berita Terbaru